Hubungan obesitas denga percaya diri

Konsep diri yang sehat mempunyai tingkat kestabilan yang tinggi dan membangkitkan perasaaan negatif atau positif yang ditujukan pada dirinya Sundeen, Obesitas dihubungkan dengan kecendrungan tidak puas pada diri sendiri, kehidupan terisolasi, depresi, dan rasa percaya diri yang kurang.

Konsep diri mempunyai pengaruh yang besar terhadap kepribadian dan hubungan interpersonal.

Sebaliknya bila konsep diri negatif, individu akan mengembangkan perasaan tidak mampu dan rendah diri, merasa ragu dan kurang percaya diri. Obesitas Seorang yang memiliki harga diri akan lebih bersemangat, lebih mandiri, lebih mampu dan berdaya, sanggup menerima tantangan, lebih percaya diri, tidak mudah menyerah dan putus asa, mudah memikul tanggung jawab, mampu menghadapi kehidupan dengan lebih baik, dan merasa sejajar dengan orang lain.

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KONSEP DIRI REMAJA SMP KARTIKA 1-7 PADANG TAHUN 200

Timbulnya harga diri yang rendah pada individu ini, adalah sebagai bentuk manifestasi reaksi emosional yang tidak menyenangkan hari individu, akibat dari cara pandang atau penilaian negatif terhadap diri sendiri.

Saran 1. Suka atau tidak suka, salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan menimbang berat badan Anda.

Pada masa ini, remaja mulai berpikir mengenai tampang dan bentuk badan idaman akibat adanya berbagai perubahan. Obesitas mempunyai dampak terhadap perkembangan remaja terutama perkembangan psikososialnya.

Tidak jarang pula ditemui bahwa orang-orang mengalami stres dan depresi disebabkan oleh kegagalan mereka untuk melakukan penyesuaian diri dengan kondisi yang penuh tekanan. Mengetahui distribusi frekuensi identitas diri remaja SMP Kartika Padang yang mengalami obesitas g.

Eksplorasi identitas Terjadi perubahan penting yang menyangkut identitas dalam masa dewasa awal. Menurut Dietz dalam Brown terdapat 3 periode kritis dalam masa tumbuh kembang anak dalam kaitannya dengan terjadinya obesitas, yaitu periode pranatal, periode adiposity rebound yaitu usia tahun dan periode adolescent.

Perubahan tersebut merupakan pemicu timbulnya kecemasan dalam kehidupan sosialisasi remaja. Usia dengan berbagai kemungkinan, masa dimana memiliki peluang untuk mengubah kehidupan Masa beranjak dewasa merupakan masa dimana seseorang memiliki optimisme dengan masa depannya.

Hubungan antara obesitas, harga diri dan penyesuaian diri

Namun, kelebihan 15 kg dapat membuat BMI menjadi 30, yang menandakan masalah berat badan serius. Jika lemak tersebar pada bagian tengah, risikonya lebih tinggi: Remaja jadi sangat peduli terhadap kondisi fisik atau penampilannya dan akan terus menerus bereksperimen untuk mendapatkan citra diri yang dirasa nyaman bagi mereka Narendra, et al.

Pada orang dengan berat kg, orang itu akan mencapai BMI 35 dan termasuk obesitas parah. Terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan penampilan peran remaja SMP Kartika Padang dengan kekuatan korelasi yang lemah.

Harga diri merupakan penilaian dan penghargaan seseorang terhadap dirinya sendiri. Masa dewasa awal merupakan masa dimana sebagian besar seseorang melakukan kebiasaan merugikan kesehatan.

Depresi pada obesitas dapat muncul karena pertentangan batin antara keinginan untuk memperoleh bentuk tubuh yang ideal dan kenyataan yang ada. Terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan ideal diri remaja Terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan ideal diri remaja SMP Kartika Padang dengan kekuatan korelasi yang lemah.

Bukannya berdetak lebih sering, jantung akan bertambah besar agar bisa mengalirkan lebih banyak darah pada setiap detakan.

Masyarakat di perkotaan yang cenderung sibuk, biasanya lebih menyukai mengkonsumsi makanan cepat saji, dengan alasan lebih praktis.Senada dengan pendapat di atas, Hakim () juga mengungkapkan bahwa kelemahan yang ada pada diri seseorang, seringkali pula menjadi penyebab timbul atau hilangnya rasa percaya diri.

Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas dengan identitas diri remaja SMP Kartika Padang dengan kekuatan korelasi yang lemah.

B. Saran 1. pula pada perkembangan psikososial termasuk kepercayaan diri.

Hubungan Obesitas dan Penyakit Jantung

ja dengan obesitas Rema yang dijauhi oleh teman-temannya memiliki kecenderungan untuk mengalami rasa putus asa yang besar atau kurang percaya diri. Penyesuaian diri yang baik dengan harga diri yang tinggi akan membuat remaja yang mengalami obesitas menjadi percaya diri dan dapat melakukan semua aktifitas selayaknya remaja normal.

Dari uraian tersebut diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa obesitas memiliki hubungan dengan harga diri dan penyesuaian diri. Seorang remaja tidak akan mempermasalahkan obesitas yang ia alami jika ia.

Pada orang dengan berat kg, orang itu akan mencapai BMI 35 dan termasuk obesitas parah. Kekurangan utama dari pengukuran utama BMI, adalah BMI tidak dapat membedakan lemak dari otot.

Seorang pemain bola dengan tinggi cm dapat memiliki BMI di atas 30, tapi ia tidak termasuk kelebihan berat badan. Hubungan Kepercayaan Diri Remaja Dengan Pola Asuh Orang Tua Etnis Jawa.

Komasari, D., & Helmi, A. F. (). Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pada Remaja.

Hubungan obesitas denga percaya diri
Rated 5/5 based on 31 review